Senin, 05 November 2018

Hepatitis B vs Lintah



HEPATITIS B

Apa itu hepatitis B?

Hepatitis B adalah penyakit hati menular yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Virus ini merupakan salah satu tipe dari banyak virus yang menyerang hati. Terdapat 2 bentuk hepatitis B:

Infeksi virus hepatitis B akut: penyakit sementara yang terjadi selama 6 bulan pertama setelah seseorang terpapar HBV. Infeksi akut dapat menyebabkan infeksi kronik, namun tidak selalu terjadi
Infeksi virus hepatitis B kronik: penyakit jangka panjang yang terjadi saat virus tetap bertahan dalam tubuh seseorang

Tanda-tanda & gejala
Apa saja tanda-tanda dan gejala hepatitis b?
Hepatitis B disebut juga dengan “silent killer” karena banyak orang tidak bergejala sehingga penyakit ini sering berkembang tanpa disadari selama bertahun tahun.

Gejala awal dapat berupa:

Ruam
Nyeri sendi
Lemah
Kuning
Gejala berikutnya, yaitu:

Feses berwarna pucat
Warna urin gelap
Gatal-gatal
Hilang napsu makan
Mual
Muntah
Demam ringan
Nyeri perut
Pembuluh darah terlihat seperti laba-laba pada kulit (spider angioma)
Penyakit berat dapat menyebabkan sirosis (pengerasan), cairan dalam perut (ascites), dan gagal hati.
saran terapi,,,
lintah
bekam
fashdu...
Sourcediajeng

Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941

Terapi Lintah



Terapi Lintah

Lintah memiliki alat berbetuk bulat di kedua ujung tubuhnya yang berfungsi menghisap darah. Banyak orang yang masih takut untuk menggunakan terapi ini karena belum yakin dengan penyembuhan yang diberikan. Padahal, saat ini banyak dokter yang sangat merekomendasikan untuk menggunakan lintah sebagai pengobatan yang aman.

Dilansir Boldsky, terapi lintah dapat digunakan dalam pengobatan penyakit kardiovaskular. Air liur lintah mengandung pengencer darah alami yang dapat mencegah dan menyembuhkan pembekuan darah. Hal ini meningkatkan aliran darah dan hiperalgesia atau meningkatkan kepekaan terhadap rasa sakit dalam jaringan ikat.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh tinjauan pengobatan alternatif, terapi lintah dapat mengurangi pembengkakan dan rasa sakit di kaki. Manfaat lainnya adalah dapat meningkatkan perubahan warna kulit dan meningkatkan kemampuan berjalan pasien yang menderita flebilitis. Flebilitis adalah kondisi dimana ada gumpalan darah di dalam pembuluh darah kaki.

Beberapa dokter percaya bahwa terapi lintah berguna dalam menjaga kesehatan jaringan selama dan setelah operasi. Jika terapi lintah dilakukan saat operasi, air liur lintah membantu dalam penipisan darah untuk menurunkan kemungkinan sumbatan di vena. Kondisi ini terkait dengan cedera traumatis dan bedah yang menghasilkan edema, kematian sel dan memperlambat aliran darah. Terapi lintah juga mampu meningkatkan sirkulasi darah setelah operasi.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa campuran dari air liur lintah, inhibitor protease dan antikoagulan berguna sebagai obat kanker. Para ilmuwan telah menemukan bahwa air liur lintah mengandung senyawa yang disebut ghilanten. Senyawa ini dapat menekan pertumbuhan beberapa jenis tumor.
Air liur lintah juga mengandung peptide yang dikenal sebagai hirudin yang bertindak sebagai antikoagulan dan memiliki karakteristik anti-kanker. Terapi lintah digunakan untuk mengobati gangguan pendengaran mendadak, peradangan akut dan penyakit kronis pada telinga. Namun, terapi lintah harus dilakukan dengan hati-hati karena efek samping tertentu. Efek sampingnya seperti bekas pada kulit, lecet, kerusakan jaringan dan gatal-gatal.
Sourcediajheng

Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp.   08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941