Terapi Lintah KelapaGading
Sabtu, 29 Juni 2019
Kenapa lintah Tidak Mau Menggigit?
Bismillah
Berbagi Untuk Para Terapis Sedot Lintah
Kenapa Lintah Gak Mau Gigitan
Secara sikologi ad 3 hal yang dapat mempengaruhi lintah tidak mau memggigit:
1. Pasiennya
2. Pentrapisnya
3. Lintahnya
Urain ringkas....
1. Pasien ; harus rileks tidak ad pikiran macam2 terutama tentang lintah yg negatif dan tentang si pentapisnya (memandang rendah pentrapis lintah) karna akan mempengaruhi insting lintah sehingga lintah tidak mau menggigit. Berdasarkan pengalaman
2. Pentrapis ; sama harus rileks jangan ad perasaan ngegerundeng baik ke lintah dan ke pasien. Sambil rileks ajak bicara pasien agar semakin rileks dan juga ajak bicara lintah walaupun lintah tidak menjawab namun secara insting lintah akan lebih agresif.
3. Lintah. Stress karna perawatan kurang baik dan benar.
----Kalau lintah ga mau gigit, bisa jadi pada mulut lintah banyaknya kotoran, mungkin terlalu lama ditaruh di toples atau tempat yg lain dan air yg dipakai kurang bersih... Coba bersihkan bagian mulut lintah menggunaka kapas bersih... Nanti akan terlihat kotoran yang ada menempel pada kapas... Trus coba tempelkan lintah pada tempat yg akan di terapi lintah...
----Sekedar tambahan pengalaman :
Ketika lintah tidak mau menggigit biasanya saya bungkus pakek tisyu secara otomatis tubuh lintah kering dan naluri lintah butuh air , setelah beberapa sa'at lintah saya dekatkan pada lokasi yang di inginkan , saya terbiasa pakek lenset terlebih dahulu , setelah kulit di lenset darah keluar sedikit lintah yang kering sbb terbungkus tisyu saya buka dan dekatkan kepalanya pada darah bekas linsetan tadi , biasanya lintah langsung menghisap .
Semoga bermanfaat 🤝🙏
Semoga bermanfaat saudaraku sebagai bahan referensi tentang terapi lintah
Sampaikan ilmu walaupun hanya satu ayat
Sampaikan kebenaran walaupun Menyakitkan.
Source Abu aqilla.
Therapi Lintah
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Kamis, 13 Juni 2019
Yang Dilarang Terapi Lintah
Siapa Saja yang Tidak Boleh Dilintah ?
By: Klinik Al-Fashdu dan Terapi Lintah
February 1, 2019
Ini dia daftar orang-orang yang tidak boleh dilintah atau difashdu:
1. Pasien Hemofilia
Hemofilia adalah suatu penyakit yang menyebabkan perdarahan berkepanjangan karena kekurangan faktor pembekuan darah. Akibatnya, perdarahan berlangsung lebih lama saat tubuh mengalami luka.
Dalam keadaan normal, protein yang menjadi faktor pembeku darah membentuk jaring penahan/benang-benang fibrin di sekitar platelet (sel darah) sehingga dapat membekukan darah dan pada akhirnya menghentikan perdarahan. Pada penderita hemofilia, kekurangan protein yang menjadi faktor pembeku darah tersebut mengakibatkan perdarahan terjadi secara berkepanjangan.
2. Penderita Von Willebrand, Penyakit ini menyebabkan kesulitan membekukan darah yang diturunkan secara genetik dan diwariskan dari orangtua ke anak.
3. Penderita Anemia
Anemia adalah suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah lebih rendah dari jumlah normal. Anemia juga bisa terjadi jika sel-sel darah merah tidak mengandung cukup hemoglobin. Hemoglobin (Hb) adalah protein kaya zat besi yang memberikan warna merah darah. Kadar Hb yg rendah dalam darah membuat tidak adanya asupan oksigen dalam sel darah sehingga tubuh menjadi lemas karena darah kekurangan kadar oksigen.
4. Penderita Thalasemia
Thalasemia adalah penyakit kelainan darah yang diakibatkan oleh faktor genetika dan menyebabkan protein yang ada di dalam sel darah merah (hemoglobin) tidak berfungsi secara normal.
Zat besi yang diperoleh tubuh dari makanan digunakan oleh sumsum tulang untuk menghasilkan hemoglobin. Hemoglobin yang terdapat dalam sel darah merah berfungsi mengantarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh anggota tubuh. Penderita thalasemia memiliki kadar hemoglobin yang rendah, oleh karena itu tingkat oksigen dalam tubuh penderita thalasemia juga lebih rendah. Kalau dibuang lagi darahnya bisa lemas.
5. Leukimia (Kanker Darah)
Leukemia adalah kanker jaringan pembentuk darah, termasuk tulang sumsum. Ada banyak jenisnya, seperti leukemia limfoblastik akut, leukemia mieloid akut, dan leukemia limfositik kronis.
6. ITP (Idiopathic Thrombocytopenic Purpura ) adalah suatu penyakit autoimun yang menyerang keping darah (platelet) sehingga jumlah sel darah merah (trombosit) berkurang. ITP adalah kelainan pada sel pembekuan darah yakni trombosit yang jumlahnya menurun sehingga menimbulkan perdarahan yang biasanya cukup banyak.
Semoga bermanfaat yaaa..
Buat Sahabat semua...
Untuk terapi lintah hubungi
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Senin, 28 Januari 2019
Hirudo Therapy
HiRUDO THERAPY
setelah lintah menggigit Lintah akan mengeluarkan enzim liur yang dikenal dg nama zat hirudin enzim ini akan bercampur dengan darah dan membawanya ke seluruh tubuh. Kemudian sirkulasi darah menjadi lancar,karena enzim ini berfungsi untuk mencairkan atau mengencerkan kekentalan darah pada tubuh kita.
Banyak juga ibu rumah tangga dan gadis remaja menggunakan sedot lintah untuk terapi kecantikan. Terutama untuk menyembuhkan jerawat, flek hitam, kerut wajah. Sehingga kulit wajah menjadi bersih dan tetap kencang.
lintah sangat membantu untuk proses penyembuhan berbagai penyakit. Air liur lintah mengandung 14 zat enzim..yang mana manusia sangat membutuhkannya.
dinegara2 barat lintah dipakai oleh dokter untuk membantu menyembuhkan pasien pasca oprasi.
karna enzimya mampu utk memberikan obat secara kimia alami.
catatan :
“Darah merupakan sumber energi manusia untuk hidup, bilamana darah rusak, maka berkuranglah energi serta daya tahan tubuh kita.
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Senin, 05 November 2018
Hepatitis B vs Lintah
HEPATITIS B
Apa itu hepatitis B?
Hepatitis B adalah penyakit hati menular yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Virus ini merupakan salah satu tipe dari banyak virus yang menyerang hati. Terdapat 2 bentuk hepatitis B:
Infeksi virus hepatitis B akut: penyakit sementara yang terjadi selama 6 bulan pertama setelah seseorang terpapar HBV. Infeksi akut dapat menyebabkan infeksi kronik, namun tidak selalu terjadi
Infeksi virus hepatitis B kronik: penyakit jangka panjang yang terjadi saat virus tetap bertahan dalam tubuh seseorang
Tanda-tanda & gejala
Apa saja tanda-tanda dan gejala hepatitis b?
Hepatitis B disebut juga dengan “silent killer” karena banyak orang tidak bergejala sehingga penyakit ini sering berkembang tanpa disadari selama bertahun tahun.
Gejala awal dapat berupa:
Ruam
Nyeri sendi
Lemah
Kuning
Gejala berikutnya, yaitu:
Feses berwarna pucat
Warna urin gelap
Gatal-gatal
Hilang napsu makan
Mual
Muntah
Demam ringan
Nyeri perut
Pembuluh darah terlihat seperti laba-laba pada kulit (spider angioma)
Penyakit berat dapat menyebabkan sirosis (pengerasan), cairan dalam perut (ascites), dan gagal hati.
saran terapi,,,
lintah
bekam
fashdu...
Sourcediajeng
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Terapi Lintah
Terapi Lintah
Lintah memiliki alat berbetuk bulat di kedua ujung tubuhnya yang berfungsi menghisap darah. Banyak orang yang masih takut untuk menggunakan terapi ini karena belum yakin dengan penyembuhan yang diberikan. Padahal, saat ini banyak dokter yang sangat merekomendasikan untuk menggunakan lintah sebagai pengobatan yang aman.
Dilansir Boldsky, terapi lintah dapat digunakan dalam pengobatan penyakit kardiovaskular. Air liur lintah mengandung pengencer darah alami yang dapat mencegah dan menyembuhkan pembekuan darah. Hal ini meningkatkan aliran darah dan hiperalgesia atau meningkatkan kepekaan terhadap rasa sakit dalam jaringan ikat.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh tinjauan pengobatan alternatif, terapi lintah dapat mengurangi pembengkakan dan rasa sakit di kaki. Manfaat lainnya adalah dapat meningkatkan perubahan warna kulit dan meningkatkan kemampuan berjalan pasien yang menderita flebilitis. Flebilitis adalah kondisi dimana ada gumpalan darah di dalam pembuluh darah kaki.
Beberapa dokter percaya bahwa terapi lintah berguna dalam menjaga kesehatan jaringan selama dan setelah operasi. Jika terapi lintah dilakukan saat operasi, air liur lintah membantu dalam penipisan darah untuk menurunkan kemungkinan sumbatan di vena. Kondisi ini terkait dengan cedera traumatis dan bedah yang menghasilkan edema, kematian sel dan memperlambat aliran darah. Terapi lintah juga mampu meningkatkan sirkulasi darah setelah operasi.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa campuran dari air liur lintah, inhibitor protease dan antikoagulan berguna sebagai obat kanker. Para ilmuwan telah menemukan bahwa air liur lintah mengandung senyawa yang disebut ghilanten. Senyawa ini dapat menekan pertumbuhan beberapa jenis tumor.
Air liur lintah juga mengandung peptide yang dikenal sebagai hirudin yang bertindak sebagai antikoagulan dan memiliki karakteristik anti-kanker. Terapi lintah digunakan untuk mengobati gangguan pendengaran mendadak, peradangan akut dan penyakit kronis pada telinga. Namun, terapi lintah harus dilakukan dengan hati-hati karena efek samping tertentu. Efek sampingnya seperti bekas pada kulit, lecet, kerusakan jaringan dan gatal-gatal.
Sourcediajheng
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Jumat, 18 Mei 2018
Kandungan Zat Dalam Lintah
Aneka kandungan yang berada dalam lintah yang sangat bermanfaat bagi manusia sbb:
*-1. HIRUDIN; hirudin berfungsi mencairkan darah beku dan menyekat pembentukan thrombus bagi penghalang proses pembekuan darah.Hirudin diakui lebih aman dibanding dengan obat pencair darah buatan (kimia sintetis).
*-2Anti Infeksi(PENSILIN) Zat ini berfungsi menjaga terjadinya infeksi pada peredaran darah
*-3CALIN Zat ini berada di darah kental yang memblokir faktor "von wilebrand" dan berfungsi sebagai zat perantara(mediator) dalam proses agregasi struktur darah yang disebut platelet.
*-4DESTABILASE Zat ini memiliki aktivitas monomerizing atau melumatkan vibrind(produk akhir dari proses pengentalam darah).
*-5 HIRUSTATIN Zat ini berada dalam enzim tripsin yang berfungsi melembutkam protein menjadi pepton.
*-6 BDELLINS Zat ini mengurangi radang kulit (berwarna merah) peradangan iritasi, gatal-gatal, dan penyakit kulit.
*-7 HYALURONIDASE Zat antibiotik, sehingga badan lintah yang dianggap kotor tidak menyebabkan infeksi.
*-8 ANESTHETIC SUBSTANCE Zat ini berfungsi sebagai penghilang rasa sakit.
*-9 TRIPTASE INHIBITOR Zat ini berada dalam enzim proteolytic dari mas cells suatu jaringan cyptoplasmic granule (yang mengandung heparin,histamine dan serotonin) yang dilepas saat pembengkakan dan alergi.
*-10 EGLLINS Zat anti pembengkakan (anti inflamasi)
*-11 FAKTOR XAINHIBITOR Zat aktif darah anti kental (anti koagulan)
*-12 COMPLEMENT INHIBITORS Zat pengganti zat lain jika terjadi kekurangan (meremajakan sel sel tubuh)
*-13 CARBOXYPEPTIDASE AINHIBITORS Zat ini meningkatkan aliran darah disekitar lokasi gigitan.
*-14 HISTAMINILIKE SUBSTANCE Zat ini berfungsi sebagai vasodillator yang melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah lebih lancar.
*-15 LIPASE Lipase ialah enzim pemecah lemak yang membuka saluran darah.
*-16 PHEROMONE Zat ini berfungsi untuk mengatasi masalah hubungan seksual(Impotensi, gangguan ereksi, ejakulasi dini, dll.)
*-17 NITRI OXIDE berfungsi mempercepat peredaran darah.( mampu menjangkau jaringan pembuluh darah mikro).
Demikianlah Tujuh Belas zat Enzim alami dalam lintah yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Dengan adanya zat-zat tersebut pantaslah jika dikatakan bahwa lintah adalah hewan yang istimewa dan ajaib meskipun sebagian orang melihat jijik dengannya.
Terapi lintah bisa dihubungi :
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa sawit Raya blok DD No. 15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp. /WA 08111494599
Telp O87883171247
Kamis, 02 Februari 2017
Terapi Lintah Untuk Sakit Jantung
TERAPI LINTAH UNTUK PENYAKIT JANTUNG
Aplikasi terapi lintah untuk penyakit jantung yang disebabkan: Penyakit jantung cardiovaskular
Penyakit jantung valvular
Sebagaimana kita ketahui, penyakit jantung cardiovaskular adalah penyakit yang saat ini masih menjadi pembunuh nomor 1 manusia di seluruh dunia.
Penyakit jantung cardiovaskular yang utama adalah penyakit jantung koroner. Dimana penyakit ini menyerang pembuluh darah yang mensuplai jantung.
Implikasi dari penyakit ini berupa :
- Infark miokard (serangan jantung) Angina (berupa rasa nyeri teramat sangat di dada)
- Aritmia (berupa pergerakan irama jantung yang abnormal)
Penyakit jantung koroner pada awalnya disebabkan oleh adanya penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah jantung (koroner). Hal ini lambat laun diikuti oleh berbagai penumbunan yang lain seperti penimbunan jaringan ikat, pengapuran, pembekuan darah, dll.
Kesemuanya itu akan mempersempit dan atau menyumbat pembuluh darah dan mengakibatkan otot jantung di daerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah.
Berikut titik-titik terapi untuk penyakit jantung diatas:
> Titik terapi jantung kardiovaskular Jumlah lintah yang digunakan : 3 – 4 ekor lintah
> Frekuensi pengobatan : 3 kali per-minggu
> Pengobatan yang disarankan : 10 kali terapi
Berikutnya penyakit jantung valvular / klep jantung yang terjadi diakibatkan klep-klep jantung tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Ada beberapa jenis penyakit klep jantung :
- Valvular stenosis.
Ini terjadi ketika keterbukaan klep lebih kecil dari normal karena kelopak klep menjadi kaku (stiff).
Pembukaan yang menyempit dapat menyebabkan jantung harus bekerja berat untuk memompa darah melaluinya.
Ini dapat menuju ke gagal jantung atau gejala lainnya.
Semua keempat klep menjadi stenotic (mengeras, membatasi aliran darah).
- Valvular insufficiency.
Juga disebut regurgitation, incompetence atau “leaky valve”(klep bocor).
Ini terjadi karena suatu klep tidak menutup dengan rapat.
Jika klep tidak tertutup rapat, maka ada bagian darah yang mengalir balik melalui klep.
Ketika kebocoran ini menjadi parah, maka jantung harus bekerja keras untuk mengatasi kebocoran klep ini dan lebih sedikit darah yang mengalir ke sisa tubuh lainnya, tergantung dari klep mana yang terkena.
Titik terapi jantung valvular Untuk pengobatan penyakit jantung valvular, berikut aplikasinya:
Jumlah lintah yang digunakan : 3 – 6 ekor lintah
Frekuensi pengobatan : 1 – 2 kali per-minggu
Pengobatan yang disarankan : 7 – 12 kali terapi.
Http://theraafiat.blogspot.com
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247
Langganan:
Komentar (Atom)










